Empat sisi dinding tegak mengelilingiku.
Cahaya lampu tidur berpendar hijau.
Mata lurus menatap langit-langit. Lekat-lekat.
Seolah langit luas di atas sana dapat terlihat.
Ingatanku memutar.
Ada nama2 terngiang.
Ada wajah2 terlintas.
Ada cerita2 terulas.
Sesaat aku tergelak melihat semua itu.
Sesaat lagi aku merasa teriris sembilu.
Pilu.
Sesuatu membuatku terharu.
Sesuatu memaksaku menangis tersedu.
Namun pada siapa ku mengadu?
Hanya ada sunyi, pun mengeluh..
Sepi menyapaku.
Bergegas meracuniku.
Dan aku tetap terbaring di sini.
Tak terdefinisi..
Menunggu datangnya pagi.
Selasa, 03 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 comments:
Posting Komentar